Minggu, 09 September 2012

Sangkaan yang baik :)

“Hidup itu tentang bertahan pada sangkaan yang baik, bahwa someday akan ada something yang awesome.”
(Achmad Lutfi)


...and someone yang handsome, mungkin?
Haha #random 

Jumat, 31 Agustus 2012

Tega sekali buku ini

Tidak ada yang salah dengan malam ini. Hanya saja tiba-tiba hasrat menulis itu datang lagi, membuatku tidak konsentrasi menonton film, membaca novel, atau bahkan menikmati hujan dan menghirup wangi tanah setelahnya.

Tega sekali buku ini. Menyebut namamu berkali-kali. Membuat munculnya gempa di hati.
Sama halnya saat tiba-tiba aku menemukan cerpen di tumblr, terpesona dengan cara sang penulis menggambarkan siapa pemeran utama dalam cerita itu. Hanya beda satu huruf. Dalam cerita itu, sepertinya penulis berbakat itu cadel. Haha. Tapi, apa peduliku? Yang penting deskripsinya sama.
Tapi sebenarnya inti tulisan ini bukanlah itu. Sedikit random? Biarlah. Sepertinya aku sedang sedikit gila.

Dan satu buku lagi.
Kali ini sang penulis berhasil membuat aku mengelilingi kota penuh kenangan itu. Biar saja apa kata orang tentang kota yang penuh kepenatan dan surga kemacetan itu. Yang penting aku selalu punya kesan yang sama. Selalu menarik.

Tidak lupa buku terakhir.
Alur ceritanya sungguh sangat simpel. Aku cukup terkesan dengan kalimat terakhirnya.

Apa maksudnya sih semua ini? Buku-buku yang aku baca bukannya menghilangkan segala memoar, malah membangkitkannya kembali, memberi ruang yang lebih luas...hingga gumpalan istimewa yang selalu diistimewakan itu semakin mengakar, sulit ditebas.
Baiklah.

Senin, 27 Agustus 2012

Jadi, apa yang punya jarak?

"Dan kekalahan adalah tanda bahwa kita harus memperbaiki diri."

Saya tidak sedang merasa kalah. Hanya sebagian kecil sekali dari hati saya yang bilang kalau saya kalah. Tidak. Saya baik-baik saja. Dunia itu bulat. Sehingga apapun bisa terjadi.

Ini dekat. Sungguh sangat dekat. Saya adalah sang pusat waktu, dan kau ada di titik arah jam 2. Jarak ini tak pernah berbeda. Mungkin pernah lebih jauh dari arah jam 2, tapi tak pernah lebih jauh dari jarak 2 jam. Kau mengerti? Saya yakin tidak.

Jadi, apa yang punya jarak?

Saya, dengan segenap rasa rindu. Mungkin benar adanya. Merindu adalah satu-satunya cara untuk menciptamu dalam maya. Maya yang nyata. Senyata rasa sakit setelahnya.

Always like this?

Dan selalu saja ada momen untuk mengembalikan semua memoar itu. Aku tidak menyesal. Hanya saja, ini menyesakkan.

Senin, 20 Agustus 2012

A.R.G.H

Tuh kan tuh kaaaaaaaaaaaan.
SATU hal konyol, LAGI! *tepokjidat*

"Ya ampun, barbar!"

Haaaaaaaaaaaaaaaa ampuuuuuuuuun, maafin gueeeeeeeee :((((