Sabtu, 05 November 2011

Rumah itu selalu istimewa :D

Be home tonight, I'm coming back home...

Whoaaah...rumah itu memang selalu menjadi tempat yang istimewa yah. Mmm.

Huff, kangen sekali rasanya, menikmati suasana pagi yang segar nan indah di bumi Pandeglang. Mataharinya ngga segarang matahari Jatinangor, udaranya fresh abis, apalagii kalau masih ada sisa-sisa hujan malamnya. Mmmh...

I escape for a little holiday again. Hehe. Ini bagus untuk kesehatan mental saya. Toh, beberapa minggu kemaren rasanya berat banget, mumet dengan berbagai rutinitas lapak dan jurnal yang entah kapan beresnya. 

Minggu, 23 Oktober 2011

I call it as a conferral... :)

Bismillah

Hwaaaaww...kurang lebih udah 3 bulan saya menjalani rutinitas saya sebagai seorang mahasiswi. :)
Awalnya emang special banget bisa jadi mahasiswi, but...oficially, beginilah jadi mahasiswi, lebih sibuk daripada jaman SMA, lebih banyak tuntutan, dan lain sebagainya.

Yep. Di tengah kesibukan saya menjalani kuliah, saya sempat-sempatkan diri saya lagi buat menari-narikan jari jemari ini di atas keyboard demi hobi saya yang tak pernah lekang oleh waktu. Hohohoo.

Lulus ospek itu ternyata sesuatu banget yah. Haha...ah, sudahlah. Itu memang momen yang membahagiakan, tapi mari kita skip saja.

True friends are hard to find but once you find them it's harder for them to leave. 

Alhamdulillah ya Allah, disini saya menemukan teman-teman yang tepat. Terutama temen se-kontrakan yang habitnya ga jauh beda sama anak CM, yang bikin saya tetep terus berusaha buat istiqomah (ceileh), yang bikin saya berusaha buat memperbaiki semuanya. 

Ya...banyak yang harus saya syukuri.
Rasanya senang punya impian-impian. Baik itu impian kecil ataupun impian besar.
Impian kecil yang sedikit demi sedikit tercapai, ex : lulus ospek jadi anggota kemafar, naek odong-odong keliling kampus, kamis pagi nge-teh santei santei, sabtu minggu jadi weekend yang membahagiakan, 
Dan kemudian impian besar yang step by step harus bisa saya capai, ex : pharmacist wannabe, go abroad, bestseller writer wannabe. Hahai... :)  

Selasa, 19 Juli 2011

Bersyukurlah...

Bismillahirrahmanirrahiim...

Oh, akhirnya...setelah lama tak menulis. Akhirnya saya kembali pada hobi saya, menulis. Ayey. :D
-lupakan- itu hanya pembuka yg tidak penting.

Semoga note ini akan selalu mengingatkan saya untuk selalu bersyukur, apapun kondisi dan keadaan saya, apapun yang saya dapatkan, dan apapun yang Allah tentukan.

Setelah sekian lama menggalau (brr), dan rasa galau itu masih membekas, akhirnya Allah menenangkan hati saya.
Bukan hati saya saja sih, hati banyak teman saya yang akhirnya diberi petunjuk dimana mereka harus melanjutkan sekolah.

Well, finally...
ALHAMDULILLAH...

Ya Allah, terimakasih atas nikmat tiada tara yang telah Engkau berikan kepada hamba.

Huff...setelah jatuh beberapa kali (2 kali SNMPTN doang sih, hha. *menghibur diri), akhirnya Allah segera memberi jawabanNya yang sangat sangat sangaaaaat menenangkan hati saya yang lama galau.

Yak, akhirnya terpilihlah Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran.
Alhamdulillah... :)

Tapi yah sebenernya perjuangan saya belom berakhir...
Siapa tau Allah menghendaki saya lulus ke Jepang. :)

Pokoknya sekarang mah,

mommy, daddy... (sok iyeh)
suatu hari akan kuganti...
smoga Allah mencukupkan waktuku, waktu kami, dan waktu kita bersama. amiin...

Allah, aku yakin ada rahasia indah di balik semua ini. :)

Sabtu, 09 Juli 2011

Saya tidak pernah merasa setakut dan secemas ini. Memikirkan masa depan yang belum jelas.
Kuliah dimana, belum jelas. Demi Allah, saya takut.

Saya tau, Allah pasti tidak akan menciptakan sesuatu tanpa ada hikmah di balik semuanya. Hanya saja, saya terkadang terbawa emosi dan ketakutan yang keterlaluan, semuanya berkecamuk di pikiran saya.
Saya tidak pernah terpikir akan seperti ini jadinya, awalnya saya harap semuanya berjalan lancar-lancar saja. Tapi nyatanya Allah menyatakan bahwa bukan lewat SNMPTN-lah saya bisa masuk perguruan tinggi yang saya inginkan. Sebagai manusia biasa yang emosinya amat sangat mudah labil, saya menggalau. Saya tau ini tidak baik untuk otak saya, tidak baik untuk segalanya. Tapi toh nyatanya memang saya tidak bisa untuk tidak menggalau setelah pengumuman yang di dalamnya tertera kata MAAF -yang sungguh sangat menyakitkan- itu saya lihat.

Saya tau saya cengeng. Ini salah?
Tangisan saya toh luapan kekecewaan saya atas usaha saya yang ternyata belum optimal. Saya tau masih banyak yang harus saya perbaiki.

Saya menangis, dan mamah saya ikut menangis. Ini yang bikin saya tambah pedih.
Rasanya kejadian itu baru kemarin.

Lalu sekarang, saya sudah melalui SIMAK, sedang mencoba log in SMUP yang sempat error dan bikin saya frustasi setengah mati. Dan akhirnya besok saya harus mencoba tes untuk beasiswa kedutaan besar Jepang.

Hmmm...bagaimana yah,
Saya menikmati saat saya bisa menyemangati orang lain dalam hidup mereka. Membuat orang lain bahagia itu membahagiakan saya juga. Rasanya senang jadi motivator untuk mereka.
Tapi pada kenyataannya, saya belum bisa jadi motivator untuk diri saya sendiri. Hati dan pikiran saya sering tidak sinkron. Akhirnya saya capek, lalu tidur.

Di saat seperti ini, memang saat yang begitu rapuh buat saya. Saya sempat berpikir bahwa hidup saya cuma merepotkan mereka saja, apalagi orangtua saya. Saya mengerti, kondisi keluarga saya biasa-biasa saja. Tapi satu hal yang membuat saya benar-benar bersyukur adalah, bahwa orangtua saya tidak menekan saya harus kuliah dimana. Yang penting saya suka, mereka merestui itu.
Alhamdulillah.

Dunia ini singkat. Hanya saja tidak sederhana.

Di saat seperti ini juga, saya pernah sempat kepikiran film Milly dan Nathan yang saya tonton bersama Fiscka dan Rizka. Bagaimana kalau saya jadi penulis sajaaaa?? *ahahahaha..plak. stress tingkat dewa.

Selasa, 21 Juni 2011

terimakasih G4, -Algebra Titania-

well,
18 Juni 2011 kemarin akhirnya berakhir sudah episode putih abu-abu.

sampai jumpa lagi lain waktu, G4. I'll miss you soon. :)


Kalian adalah salah satu rangkaian cerita yang tak akan hilang oleh waktu.
Kita akan selalu satu, hanya tempat yang berbeda. Karena kita punya jalan masing-masing, tetap satu tujuan, kebahagiaan. ;)

Allah bersama kita, dimanapun kita berada.
Ingatkan aku 5 tahun atau 10 tahun yang akan datang, kita kan kembali berpelukan. :)

Maaf jika nama Algebra Titania bukan nama terbaik untuk kita. Saya hanya berusaha.
Maaf untuk orang yang merasa sakit hati jika mendengar nama ini disebut-sebutkan.
Ini fana, tidak abadi. :)